Pertama Kalinya Diajak Threesome Sampai Ketagihan

Pertama Kalinya Diajak Threesome Sampai Ketagihan

Pertama Kalinya Diajak Threesome Sampai Ketagihan

Pertama Kalinya Diajak Threesome Sampai Ketagihan – Beberapa bulan yang lalu aku baru saja putus dari pacarku yang merupakan seorang Kasir di sebuah restoran di mall elit bernama Tia di kawasan Jakarta Barat. Setelah pacaran hampir satu tahun kami harus putus karena aku ketahuan pergi dugem bersama cewek lain, meskipun aku sudah meminta maaf namun ternyata ia tak memaafkanku.

Kami pun saling menghapus kontak satu sama lainnya di sosial media kemudian aku berusaha move on darinya dengan mencari penggantinya dan akhirnya aku menemukan seorang wanita yang kukenal lewat sosial media Instagram. Oya lupa, namaku Rido. Hanya dengan waktu 1 bulan saja aku berhasil menjadikan wanita bernama Susi itu sebagai pacarku.

Malam minggu itu aku mengajak Susi bermalam mingguan dan langsung saja kuajak dia bercinta dan ternyata ia juga bersedia. Namun saat hendak menuju sebuah hotel, Tia meneleponku dan meminta tolong mengantarkannya pulang karena terlalu malam dan tidak berani pulang sendirian. Dengan meminta izin dari Susi akupun menjemputnya tepat depan Mall tempatnya bekerja.

Di tengah perjalanan Susi keceplosan dengan menanyai kemana hotel tempat kami akan bercinta membuat Tia mendengar kemudian menanyakan maksud dari Susi. Aku yang tertunduk malu akhirnya mengatakan yang sebenarnya dan justru Susi mengajak kami untuk Threesome ( hubungan seks dengan lebih dari dua orang ). Aku pun setuju karena mendapatakan sensasi yang berbeda, Tia juga setuju sehingga kutancapkan gas menuju hotel bintang empat di sekitaran kami.

Sesampainya di hotel aku mandi dan saat keluar kulihat pacar dan mantanku telah tiduran dengan keadaan bugil dan mengangkang memperlihatkan vaginanya membuatku seperti terbang. Keduanya tanpa basa basi menuju tempatku berdiri dan bergantian menjilat kontolku sampai kontolku tegang sekali. Sesekali Tia menghisap kontolku dan Susi menjilat buah zakarku, mereka melakukannya secara bergantian seperti pada film porno yang kutonton di www.nontonbokep21.com

Keduanya kutarik ke kasur kemudian meminta mereka mengangkang dan kujilati dua memek itu dengan liar membuat keduanya merintih kenikmatan. Kemudian kumulai memasukkan kontolku ke memek Tia dan Susi kemudian ke bawah menjilat buah zakarku, oh Tuhan nikmat sekali ini sambil aku mendesah kenikmatan. Tak lama kuminta Susi yang menduduki kontolku.

Jlepppppp perlahan kepala kontolku masuk ke memeknya dan saat aku membuka mataku ternyata Susi sudah berjongkok di atas wajahku dengan memeknya yang menghadap wajahku meminta dijilat. Segera saja kujilat sembari tangan kananku meremas toketnya dan jari kiriku kumasukkan ke memeknya keluar masuk membuat keduanya mendesah keenakan.

Tak lama kami berganti posisi karena Susi sangat geli memekknya kujilat dan kumasukkan jariku, Tia segera menunging memintaku memasukkan kontolku ke memekknya, kumasukkan saja dan kugoyang sekuat mungkin, di sampingku ternyata Susi sedang meremas teteknya dan menggosokkan tangannya di memekknya. Segera kutarik tangannya dan kugantikan tanganku di memeknya menggosok dan mengocok memekknya dengan buas.

Ternyata rasanya nikmat sekali, membuatku seakan melayang. Tak lama aku merasa akan ejakulasi dan kuminta keduanya tiduran di kasur dan kuarahkan kontolku ke wajah mereka meminta mereka membuka mulutnya seraya kukocok kuat kontolku hingga akhirnya crotttt crotttt crottt keluarlah pejuhku di wajah Tia dan Susi. Mereka pun mengusap spermaku ke seluruh wajah dan tetek mereka masing-masing.

Setelah cukup puas, kami pun tidur di hotel hingga paginya kemudian mengantar mereka pulang. Kami pun telah berjanjian akan mengulang hal indah itu minggu depan saat keduanya libur. Akan kutambah sayuran taugeku agar sperma yang kuhasilkan lebih banyak untuk mereka. Kalau bisa dapat dua-duanya kenapa tidak? Sekali mendayung dua tiga pulau pun terlampaui.

AGEN POKER | AGEN CAPSA | AGEN JUDI BOLA | AGEN TERPERCAYA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*